Pada Agustus 2026, industri baterai lithium menunjukkan sinyal kuat di semua lini: produksi terjadwal mencapai rekor baru, penyimpanan energi menggeser baterai kendaraan listrik sebagai pendorong permintaan utama, dan harga sel secara resmi memasuki siklus kenaikan.
1. Output Terjadwal Tembus 300GWh; Penyimpanan Menggeser Baterai Kendaraan Listrik
Menurut GGII, produksi terjadwal baterai litium China tumbuh 7%–8% bulan-ke-bulan pada bulan Agustus, untuk pertama kalinya menembus 300GWh. Survei terhadap 27 produsen baterai oleh Bai Chuan Ying Fu menempatkan total produksi Agustus pada 311,85GWh. Sel penyimpanan energi menyumbang sekitar 125GWh — lebih dari 40% dari total — secara resmi melampaui sel otomotif sebagai mesin pertumbuhan utama industri. Kenaikan tersebut sebagian besar berasal dari pesanan penyimpanan skala utilitas luar negeri: proyek-proyek di AS dan Timur Tengah menimbun stok menjelang koneksi jaringan listrik akhir tahun, dan jadwal pengiriman beberapa produsen telah diperpanjang hingga pertengahan Oktober.
2. Kenaikan Harga Sel Resmi Dimulai
Harga rata-rata sel penyimpanan energi LFP 314Ah arus utama naik menjadi sekitar RMB 0,365/Wh pada bulan Agustus, meningkat hampir 18% dari sekitar RMB 0,31/Wh pada akhir tahun 2025. CATL pertama kali menaikkan harga sel penyimpanan 314Ah menjadi RMB 0,423/Wh pada 1 Agustus, dan EVE menyusul dengan kenaikan 2% untuk semua sel domestik mulai 1 September. Perlu dicatat, kenaikan ini tidak merata: produsen terkemuka mampu membebankan biaya berkat premi merek dan kualitas, sementara pemain yang lebih kecil tertekan — mempercepat konsolidasi kapasitas di segmen kelas bawah.
3. Kinerja Semester I yang Kuat di Seluruh Rantai
Permintaan penyimpanan secara langsung mendongkrak pendapatan. CATL mencatat pendapatan semester pertama sebesar RMB 276,9 miliar, naik 54,8% tahun-ke-tahun, dengan laba bersih RMB 43,28 miliar, naik 41,98%. EVE dan Gotion memperkirakan pertumbuhan laba bersih semester pertama masing-masing sebesar 95%–110% dan 227%–323%, sementara Great Power kembali meraih profitabilitas dengan pengiriman penyimpanan naik 202% tahun-ke-tahun. Data GGII menunjukkan pengiriman baterai lithium semester pertama China mencapai sekitar 1,2 TWh, naik lebih dari 50% tahun-ke-tahun, dengan pengiriman penyimpanan naik lebih dari 80%. Para peramal industri telah menaikkan perkiraan produksi baterai lithium global tahun 2026 menjadi 3.200 GWh.
4. Kebijakan dan Permintaan Luar Negeri Sejalan
Dari sisi kebijakan, tiga kementerian mengumumkan pajak konsumsi sebesar 2% untuk baterai lithium-ion yang berlaku mulai 1 September 2026 (naik menjadi 4% pada September 2027), mengakhiri lebih dari satu dekade pembebasan pajak dan mendorong industri menuju produksi bernilai tambah lebih tinggi dan lebih efisien. Di luar negeri, UE berencana menambah 45GW kapasitas penyimpanan selama 2026–2028 dengan target 200GW pada 2030, sementara kapasitas penyimpanan skala utilitas AS telah melampaui 51GW. Ekspor kendaraan energi baru (NEV) Tiongkok mencapai 2,354 juta unit pada paruh pertama 2026, naik 122,9% tahun-ke-tahun, dengan ekspor baterai kendaraan listrik juga tumbuh kuat.
Implikasi bagi Pembeli Luar Negeri
Tiga hal penting: Pertama, sel penyimpanan arus utama seperti 314Ah mulai memasuki siklus kenaikan harga — mengunci pesanan dan harga lebih awal membantu mengendalikan biaya. Kedua, kapasitas produsen terkemuka sudah beroperasi penuh dengan waktu tunggu yang lebih lama, jadi rencanakan jadwal pengadaan Anda jauh-jauh hari. Ketiga, seiring naiknya pajak dan biaya domestik, rantai pasokan semakin terkonsolidasi menuju pemasok yang berkualitas dan hemat biaya. EABK akan terus memantau perkembangan pasar untuk memberikan Anda wawasan industri yang tepat waktu dan solusi pasokan yang stabil.